Oleh: senyumkukarenamu | 24 Juni 2011

ICT Pembelajaran

power point yang saya upload yang berjudul  shalat jamak qashar kebetulan berkenaan dengan tugas ICT Pembelajaran semester IV (hmm,,masih lama perjalanan hruz ditempuh,,,hehe), n smoga dapat bermanfaat bagi temen-temen laen juga yang kbetulan mampir atau nyasar…hehe

Oleh: senyumkukarenamu | 24 Juni 2011

pembagian hadits dari segi kualitas dan kuantitas

  1. A.      Pembagian Hadits dari Segi Kuantitasnya

Hadits ditinjau dari segi kuantitasnya atau jumlah perawi yang menjadi sumber berita, maka dalam hal ini pada garis besarnya hadits dibagi menjadi dua macam, yakni hadits mutawatir dan hadits ahad.

1. Hadits Mutawatir

a. Ta’rif Hadits Mutawatir

Kata mutawatir menurut lughat ialah mutatabi’ yang berarti beriring-iringan atau berturut-turut antara satu dengan yang lain. Sedangkan menurut istilah ialah:

“Hadits tentang sesuatu yang mahsus (yang dapat ditangkap oleh panca indera), yang diriwayatkan oleh sejumlah besar rawi, yang menurut kebiasaan mustahil mereka berkumpul dan bersepakat untuk dusta.”[1]

“Hadits mutawatir ialah Hadits yang diriwayatkan sejumlah rawi yang menurut adat mustahil mereka bersepakat berbuat dusta, hal tersebut seimbang dari permulaan sanad hingga akhirnya, tidak terdapat kejanggalan jumlah pada setiap tingkatan.” Baca Lanjutannya…

Oleh: senyumkukarenamu | 24 Juni 2011

belajar tajwid…

  1. A.  Hukum Mim Bertasydid dan Nun Bertasydid (Ghunnah)

Hukum nun tasydid dan mim tasydid adalah wajib dibaca ghunnah (الْغُنَّةُ) yaitu dengan membunyikan sambil mendengung. Adapun lama mendengungnya selama dua ketukan atau satu alif. Lama ketukan itu disesuaikan dengan irama lagu yang dibaca oleh pembaca Baca Lanjutannya…

Oleh: senyumkukarenamu | 24 Juni 2011

Tafsir Al-Ikhlash

 

AL-IKHLAS

Surah Ke-112; 4 Ayat

ÉOó¡Î0 «!$# Ç`»uH÷q§9$# ÉOŠÏm§9$# ÇÊÈ

Dengan nama Allah, Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

ö@è% uqèd ª!$# î‰ymr& ÇÊÈ   ª!$# ߉yJ¢Á9$# ÇËÈ   öNs9 ô$Î#tƒ öNs9ur ô‰s9qムÇÌÈ   öNs9ur `ä3tƒ ¼ã&©! #·qàÿà2 7‰ymr& ÇÍÈ

1. Katakanlah: “Dia-lah Allah, yang Maha Esa.

2. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.

3. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan,

4. dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia.”

 

Surah Al-Ikhlas (atau Surah Qulhuwallahu Ahad) merangkum rukun-rukun terpenting sebagai landasan misi (risalah) yang dibawa oleh Nabi Saw. Yaitu tiga hal: Pertama, tauhid dan tanzib bagi Allah (yakni mengesakan Allah dan tidak melekatkan kepada-Nya sifat yang sama sepenuhnya dengan sifat makhluk atau sifat yang tak layak bagi-Nya). Kedua, penetapan batasan-batasan umum bagi penilaian segala perbuatan: yang baik dan yang buruk. Yaitu yang disebut syari’ah. Ketiga, pelbagai keadaan yang menyangkut jiwa manusia setelah mati. Seperti kebangkitan kembali dan penerimaan balasan baik yang berupa pahala maupun hukuman. Baca Lanjutannya…

Oleh: senyumkukarenamu | 15 Juni 2011

Hello world!

Welcome to WordPress.com. After you read this, you should delete and write your own post, with a new title above. Or hit Add New on the left (of the admin dashboard) to start a fresh post.

Here are some suggestions for your first post.

  1. You can find new ideas for what to blog about by reading the Daily Post.
  2. Add PressThis to your browser. It creates a new blog post for you about any interesting  page you read on the web.
  3. Make some changes to this page, and then hit preview on the right. You can alway preview any post or edit you before you share it to the world.

Kategori